Analisis Kesalahan Input Kode Belanja terhadap Akurasi Laporan Realisasi Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sikka
DOI:
https://doi.org/10.59603/projemen.v13i1.1319Keywords:
SIPD, Expenditure Code, Report Accuracy, Budget Realization ReportAbstract
The implementation of the Regional Government Information System (RGIS) represents a strategic initiative by the government to achieve transparency and accountability in regional financial management. However, the effectiveness of this system is highly contingent upon the quality of initial data input. This study aimed to analyze the phenomenon of expenditure code input errors at the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of Sikka Regency and their subsequent impact on the accuracy of the Budget Realization Report (LRA). Employing a descriptive qualitative methodology, this research utilized data collection techniques including participatory observation, in-depth interviews, and document verification, conducted during an internship in the Accounting Division of BPKAD Sikka Regency. The findings reveal that misclassification between capital expenditures (CAPEX) and goods and services expenditures (OPEX) occurs frequently. This is primarily attributed to the complexity of account nomenclature and the rigid, "centrally locked" nature of the SIPD system. Consequently, these input errors lead to a distortion of information within the LRA and an overstatement of fixed assets on the Balance Sheet. This study concludes that a stringent document verification mechanism within the Accounting Division plays a pivotal role as an internal control to ensure the integrity and reliability of regional financial reports prior to their publication.
References
Arifin, Z., & Lestari, D. (2020). Kelemahan Pengendalian Internal dan Kontribusinya terhadap Kesalahan Input Belanja. Jurnal Riset Akuntansi Pemerintah, 5(2), 112-125.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Gita, P., & Sinurat, M. (2025). Pengaruh Pemahaman Akuntansi Dan Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Di Kota Denpasar (Doctoral dissertation, IPDN).
Gunawan, R., & Cahyo, A. (2021). Human Error dalam Pengelolaan Sistem Informasi Keuangan Pemerintah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 16(1), 45-58.
Hidayat, A., & Nuraini, S. (2021). Pengaruh Ketepatan Pengkodean Akun terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 12(3), 201-215.
Hildagard, H., Irianto, G., & Rosidi, R. (2023). Kualitas laporan keuangan pemerintah daerah: Pengaruh latar belakang pendidikan, penguasaan IT, dan sistem informasi akuntansi. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(2).
Jogiyanto, H. M. (2007). Sistem informasi keperilakuan. Andi Offset.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305-360.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Laporan evaluasi akurasi laporan keuangan pemerintah daerah. Jakarta: Kemenkeu RI.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Penerbit Andi.
Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi. Salemba Empat.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Pemerintah Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Pradana, R., & Setyowati, L. (2021). Asimetri informasi dalam pengelolaan keuangan daerah berbasis sistem informasi. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 4(1).
Pratama, A. S. (2021). Efektivitas verifikasi dokumen sumber dalam menekan angka human error pada aplikasi SIPD. Jurnal Keuangan Publik, 7(2).
Putra, I. G. S., & Dwirandra, A. A. N. B. (2019). Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 26(2), 1250-1275.
Putri, A., & Yuliani, S. (2020). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kesalahan Input Data pada Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD). Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 4(1), 30-42.
Ramadhan, F., et al. (2023). Literasi digital dan pemahaman substansi akuntansi pemerintahan terhadap keandalan Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Jurnal Akuntansi Modern, 9(1).
Reason, J. (1990). Human error. Cambridge University Press.
Sekaran, U. (2003). Research methods for business: A skill building approach. John Wiley & Sons.
Sari, M., & Wahyudi, T. (2022). Implikasi Kesalahan Klasifikasi Belanja Modal dan Belanja Barang terhadap Integritas Laporan Keuangan. Journal of Accounting and Finance, 7(2), 88-102.
Setiawan, B., & Fitriani, R. (2022). Lingkungan Kerja dan Minimnya Pengawasan Internal terhadap Terjadinya Human Error. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 10(1), 15-28.
Suherwin, S. F. S. (2024). Analisis Sistem Informasi Akuntansi untuk Menilai Kualitas Laporan Keuangan Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serdang Bedagai (Doctoral dissertation, Fakultas Sosial Sains).
Sari, N., & Wahyudi, T. (2022). Implikasi kesalahan klasifikasi belanja modal dan belanja barang terhadap integritas laporan keuangan. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 11(1).
Universitas Nusa Nipa. (2024). Buku pedoman magang MBKM. Maumere: Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Wardaningsih, R., et al. (2020). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesalahan Input Data Pada Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 3(2), 210-222.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Projemen UNIPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


