Cafe Intelegensia: Kewirausahaan Berbasis Kebudayaan dalam Memperkenalkan Budaya Kalimantan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.59603/niantanasikka.v4i1.1218Keywords:
Cafe Intelegensia, Entrepreneurship, Culture, Regional Development, South KalimantanAbstract
Cafe Intelegensia is an innovative concept initiated by entrepreneurs who aim to establish a culture-based café that contributes to regional development through community involvement. The café integrates cultural elements as its main attraction, including (1) Madihin performances, (2) a café library, (3) Panting music, (4) stand-up comedy, and (5) traditional Banjar games. These activities are designed not only to entertain visitors but also to introduce, preserve, and promote local culture in a modern setting. This study aims to examine how culture-based entrepreneurship can support the development of South Kalimantan’s cultural identity in the era of globalization, ensuring that younger generations of the Banjar community continue to value and preserve their original traditions while contributing to regional growth. The research method used is descriptive qualitative, employing a literature study approach and conceptual analysis to explore the role of cultural entrepreneurship in community development. The results indicate that Cafe Intelegensia functions not only as an economic driver but also as a space for cultural expression, social interaction, and the promotion of local wisdom in South Kalimantan, thereby strengthening cultural sustainability and community engagement.
References
Bagus, G., Adi, N., Ismiwati, B., Mataram, U., & Kerja, K. T. (2022). Efektivitas balai latihan kerja (BLK) dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kota Mataram. Konstanta, 2(2), 72-84. https://doi.org/10.29303/konstanta.v2i2.708
Baru, M. O. (2022). Budaya Banjar dalam kumpulan cerita Si Palui. Khazanah, 20(1), 1-24. https://doi.org/10.18592/khazanah.v20i1.6370
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33-54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fatma, A. (n.d.). Melodi musik Panting Melayu Banjar: Eksplorasi keunikan dan identitas dalam seni musik tradisional masyarakat Banjar. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(3), 266-271.
Firdausya, L. Z., Ompusunggu, D. P., Pembangunan, J. E., Raya, U. P., & Raya, U. P. (2023). Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di era digital abad 21. Jurnal Ilmiah Teknologi, 1(3), 14-18.
Lubis, R., Putra, J. E., Widayati, T., & Ladjin, N. (2024). Peran dan strategi UMKM dalam mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Elmal, 5(8), 4082-4094. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i8.4611
N., A. M. R., & Muhammad Kholif Lir Widyoputro. (2023). Pengaruh konsep cafe library sebagai daya tarik. Jurnal Penelitian Pembangunan, 6(1), 924-933.
Prastyo, R. E., Wisadirana, D., Rozuli, A. I., & Hakim, M. L. (2025). Introducing village culture as the main strategy in achieving successful village SDGs. Habitat, 36(April), 46-58. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2025.036.1.4
Puspitasari, D. (n.d.). Library Cafe: Suatu alternatif dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(2), 79-86.
Rifqiansyah, & Wijaya, H. (2025). Entrepreneurship based on culture and local wisdom: Building sustainable business from tradition. JISSR, 5(1), 14-23. https://doi.org/10.59065/jissr.v5i1.169
Sabrina, D., & Sirait, A. A. (2025). Strategic human resource development for raising youth awareness: Pengembangan sumber daya manusia strategis untuk meningkatkan kesadaran kaum muda. IJINS, 26(3), 1-15. https://doi.org/10.21070/ijins.v26i3.1426
Sani, M. B. Z. (n.d.). Kesenian Madihin di Banjarmasin Kalimantan Selatan dalam tinjauan aksiologi dan relevansinya terhadap pendidikan karakter. Jurnal Seni dan Budaya, 80-96.
Seftianingsih, D. K., & Wibawa, P. D. (2024). Analisis konsep alam pada Medjora Cafe dan pengaruhnya terhadap atmosfer ruang. Rachana Interior, 1(2), 113-124. https://doi.org/10.33005/rachanainterior.v1i02.24
Suhairi, Lubis, A. A., Viantika, D. S., Hasibuan, E. A., Tarigan, A. P., & Harahap, F. (2023). Pengaruh faktor budaya terhadap bisnis. Jurnal Pembangunan Manajemen, 2(1), 24-36. https://doi.org/10.55606/jupiman.v2i1.1019
Surawardi, & Zuhriah, F. (2023). Aspek sosial pendidikan dalam kearifan lokal budaya kayuh baimbai di Kalimantan Selatan. Al-Falah: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan, 23(1), 44-53. https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v23i1.239
Wulandari, D., & Mulawarman, U. (n.d.). Upaya mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal melalui permainan tradisional Balogo Kalimantan. Ecological Journal, 4(2), 86-95. https://doi.org/10.30872/ecj.v4i2.4823
Yolanda, C., Hasanah, U., Tjut, U., Dhien, N., Studi, P., Pembangunan, E., Tjut, U., Dhien, N., & Manajemen, P. S. (2024). Peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Jurnal Manajemen dan Pembangunan, 2(3), 170-186. https://doi.org/10.36490/jmdb.v2i3.1147
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



